Menghela nafas sesaat di hari istirahat Dakar Rally 2017: Bagaimana dengan para mekanik di biouvac?

Menghela nafas sesaat di hari istirahat Dakar Rally 2017: Bagaimana dengan para mekanik di biouvac?

Dakar Rally pada dasarnya mencerminkan sebuah pertualangan dan sebuah ajang pembuktian untuk menjadi yang terbaik dari yang terbaik. Pembalap dan ahli navigasi berada di posisi mereka sekarang bukan tanpa alasan. Mereka telah menguasai berbagai dasar-dasar rally, menantang diri mereka sendiri untuk menghadapi cuaca dan medan yang ekstrem, dan terus berusaha semaksimal mungkin untuk dapat melewati garis akhir di Buenos Aires. Fakta: Dakar tidak akan seperti saat ini jika tidak didukung oleh para crew yang berdidakasi; para insinyur dan para mekanik. Para insinyur dan para mekanik mempunyai peran yang sangat penting baik pada saat persiapan maupun pada saat lomba berlangsung. Tanpa dukungan dan pengetahuan mereka, Dakar akan menjadi sebuah ajang rally yang mustahil untuk dilakukan.

Dakar menuntut seluruh kendaraan untuk dapat menghadapi berbagai elemen seperti pasir, debu, lumpur, bebatuan, air dan pergantian temperatur secara drastis. Berbagai elemen tersebut merupakan tes bagi seluruh kendaraan yang digunakan. Dengan pengaturan dan persiapan yang matang, Toyota Hilux 4WD dan Toyota Land Cruiser telah menampilkan performa yang sangat baik. Meskipun begitu, di Dakar ini segala sesuatunya dapat terjadi dan secara tiba-tiba dapat menimbulkan masalah bagi team manapun. Inilah mengapa Toyota sangat selektif dalam mengumpulkan para insinyur dan mekaniknya untuk dapat memperbaiki dan mempersiapkan kendaraan, agar siap menghadapi lomba di hari berikutnya.

Tepat setelah para pembalap tiba di bivouac, para crew langsung memulai pekerjaan mereka. Tak jarang, beberapa kendaraan terlambat memasuki bivouac dikarenakan tersangkut, tersesat, atau mogok. Hal ini menambah beban para insinyur dan mekanik untuk mempersiapkan mobil dalam menghadapi balap selanjutnya karena mereka harus berpacu dengan waktu mulai dari proses perbaikan hingga persiapan kendaraannya.

Berperan sebagai insinyur ataupun mekanik di dalam sebuah team berarti telah mengetahui bahwa mereka akan bekerja dengan tempo yang sangat tinggi. Tidak hanya pembalap dan ahli navigasi yang terbaik dan paling berani yang dipilih, namun juga hanya insyinyur dan mekanik terbaik yang tidak takut dengan pekerjaan yang memakan waktu atau dengan permasalahan pada kendaraan yang perlu mereka perbaiki; yang akan dipilih untuk Dakar ini. Pengetahuan teknis bukanlah segalanya. Kekuatan fisik dan mental para crew juga harus dapat mengimbangi kekuatan fisik dan mental dari para pembalap dan ahli navigasi. Performa mereka harus selalu 100% pada srtiap harinya untuk dapat mendukung para pembalap dan ahli navigasi melewati garis akhir.

Kepribadian menjadi kunci utama

Para mekanik dan para insinyur menghabiskan sebagian besar waktu mereka bersama-sama. Hal ini membuat mereka saling mengenal kepribadian satu sama lain. Aspek seperti ini sangatlah penting terutama pada saat kondisi balapan yang menantang, seperti tahun ini. Ricardo Sacramento, supervisor dari team Toyota Overdrive mengatakan, “biasanya, kondisi balapan menjadi lebih sulit di pertengahan minggu pertama hingga pertengahan minggu kedua. Pada saat seperti itu kami harus bekerja keras, ditambah dengan mengurangi jam tidur. Hanya pada saat seri maratonlah kami baru bisa meluangkan waktu untuk beristirahat, mengingat pada saat itu para pembalap hanya dapat berharap pada diri mereka sendiri.”

Walaupun beberapa kompetitor dari team resmi Toyota juga memakai Hilux 4WD dan Land Cruiser, masing-masing kendaraan memiliki ciri khas dan karakter yang berbeda-beda. “Seperti pembalap dan mekaniknya, kendaraanpun bisa menjadi keras kepala. Tapi itulah arti dari Dakar. Mencoba menuntaskan setiap tantangan yang muncul.” Oleh karena itulah setiap orang bekerja dengan membawa papan checklist setiap hari. Segalanya harus berjalan dengan benar. “Kami melakukan “spanner check” untuk memastikan bahwa setiap komponen dalam kondisi yang baik dan aman. Pada akhirnya, sering kali yang bermasalah adalah sistem pengereman dan ball joint dari suspensi.”

Pada hari ini (8 Januari 2017) TLC (Team Land Cruiser TOYOTA AUTO BODY) berada di posisi pertama dan kedua di kategori production, meninggalkan kompetitor di posisi ketiga dengan jarak waktu lebih dari satu jam sepuluh menit. Team telah balapan dan bersatu dengan semangat semboyan “One Toyota” dan telah menerapkan dan mendapatkan manfaat dari semboyan tersebut. Roads build the people.

Direktur TLC Yuji Kakutani mengatakan, “kedua mobil telah menunjukan performa yang sesuai dengan harapan pada paruh pertama dari balapan. Meskipun #332, Akira Miura dan Laurent Lichtleuchter mengalami masalah yang tidak signifikan pada suspensi mobil mereka. Kami datang ke sini setelah berlatih secara intensif baik di Jepang maupun diluar Jepang, sehingga kami tidak lagi gugup ketika sampai di sini. Saya yakin bahwa semua orang bisa menyelesaikan balapan ini hingga ke tujuan akhir dan Land Cruiser akan menduduki puncak podium di dalam kategori production.”

Team menganggap bahwa Dakar dapat dijadikan sebagai pengalaman yang berharga yang bukan hanya untuk menjaga kemampuan agar tetap menjadi yang terbaik namun juga untuk mempersiapkan rally di masa yang akan datang. Mekanik #327 dan #332 Yuki Nishimura mengatakan, “ini adalah pengalaman pertama saya berpartisipasi di Dakar Rally dan saya di sini ingin membantu dengan mendukung sebagai mekanik, kapanpun mobil membutuhkan saya. Tahun ini kami berpartisipasi di Silk Way Rally, yang diselenggarakan di Rusia dan Cina. Perbedaan kerusakan pada suspensi sangat mengejutkan. Dakar benar-benear telah membuat suspensi mobil bekerja dengan keras. Mendapat tugas untuk mengetes Land Cruiser dengan berbagai cara, saya belajar banyak hal baru setiap harinya selama Dakar ini. Dari situ saya mendapatkan banyak ide untuk meningkatkan kualitas, ketahanan, dan ketangguhan dari kendaraan sehingga kita bisa menjadikan mobil ini menjadi “King of 4WD”. The roads bulid people and the Dakar has helped build me as a mechanic”.

Toyota tidak hanya mengincar garis akhir di Buenos Aires, tapi juga podium. Target ini hanya bisa dicapai dengan kendaraan terbaik, peralatan dan team yang bekerja sama dengan baik.

Sekilas info seputar seri yang akan dimulai besok: Dakar akan memulai jalur putar arah dengan melalui tempat peristirahatan yang terkenal sejak 2014. Uyuni Casern, sebuah temapta yang sangat dikenal oleh para peserta, sekali lagi akan dipakai sebagai bivouac selama satu hari penuh. Seri maraton telah membuat para kompetitor tidak mempunyai opsi external service. Hal tersebut membuat seri ketujuh ini menjadi sangat penting untuk menentukan peringkat para pembalap secara keseluruhan. Seri ini bisa menjadi game changer bagi para peserta.

Berita Terkait

Comments

comments